tune up biasannya dilakukan agar kondisi perform mesin membaik. dalam hal ini ferry akan berbagi sedikit pengetahun yang ferry punya ke pada temen2 sekalian silahkan di simak dengan seksama.
A.
pengertian
tune up
Biasanya tune up dilakukan agar kendaraan anda
lebik baik dan nyaman saat di kendarai atau istilahnya di periksa oleh dokter.Pengertian Tune Up
di bawah ini penulis rangkum secara detail agar anda dapat memahami apa saja cara tune up mobil dan apa saja yang
perlu di service saat mobil anda di tune up. Berikut ini cara tune up mobil yang Co2 rangkum
secara detail. Simaklah dengan seksama.
2BAB II PEMBAHASANA. Landasan Teori 1.
Fungsi tune up Pada dasarnya tune up digunakan untuk
megembalikan kinerja mesin yang kurang atau tidak stabil ab normal seperti: 1. Memeriksa system pendinginan2.
Memeriksa tali kipas3.
Memeriksa saringan udara ( air cleaner )
4. Memeriksa batrai ( accu )5.
Memeriksa celah katup6.
Memeriksa oli mesin7. Memelihara busi8. Memeriksa kabel tegangan tinggi atau
kabel busi9. Gover
Adventure
10. Vacum
Adventure
11. Mengetes
Kompresi12. Memeriksa
Sudut Dwell13. Memeriksa
Sudut Pengapian14. Distributor15. pemeriksaan
injector16. pemeriksaan
trotlle body
da saat inilah system tune up dilakukan agar kinerja mesin menjadi
stabil kembali . tune up ,merupakan hal terpenting ketika kita mengecek suatu
mobil .
2. bagai mana cara melakukan tune up dan apa saja alat- alat yang
harus digunakan
Cara melakukan tune up : § Memeriksa
Sistem Pendinginan
1. Periksa tinggi air pendinginan pada
tengki cadangan, jika kurang tambahkan hingga sampai batas garis full dan
jangan lupa memeriksa kualitas air pendingin, apakah sudah berubah warna,
menimbulkan karat, tercampus dengan oli atau kotoran/ gantilah air pendingin
jika perlu.
2. Periksa klem selang radiator,sekaligus
selangnya, apabilaterjadi kebocoran segera perbaiki, jika sudah rusak dapatdi
ganti dengan yang baru.
3. Periksa cara kerja tutup radiator,
dengan menggunakan alat tester tutup radiator, periksa tegangan pegas
dankedudukan vakumpada tutup radiator dan jika tutup radiator rusak harus di
ganti.
Ø Memeriksa
Tali Kipas
1. Periksa tali kipas (Van Bett) dari
kehausan, retak, dan ketengangan ganti jika perlu.
2. Periksa kelenturan tali kipas dengan
memberikan tekanan sebesar 98N (10kg) di tengah-tengah poli pompa air dan
altenator.
3. Pastikan tali kipas terpasang dengan
benar.
Ø Memeriksa
Saringan Udara (Air Filter)1. Buka dan bersihkan elemen saringan
udara dengan menghembuskan udara bertekanan dari arah sebelah dalam.
2. Jika elemen rusak atausudah terlalu
kotor dan susah untuk di bersihkan ganti dengan yang baru.
Ø Memeriksa
Batteray (ACCU)1. Periksa batteray dari kemungkinan
penyangga batteray berkarat, hubungan terminal longgar, terminal berkarat atau
rusak.
2. Pariksa batas air ACCU, air ACCU
yang normal harus berada antara batas atas dan batas bawah (Maks dan Mint).
3. Periksa banyaknya elektrolit pada
setiap sell.
Ø Memeriksa
Celah Katup1. Periksalah celah katub sesuai
denganurutan pengapian dan jumlah silinder pada kendaraan yang kita sedang tune
up, jikaada celah kutup yangtidak sesuai maka disetel dengan langkah-langkah
sebagai berikut :
·
Persiapkan
kunci-kunci yang dibutuhkan dan kain permbersih.
·
Lalu
bukalah tutup kepala silinder.
·
Putar
puli poros engkol sesuai dengan pada tanda top 1.
·
Lalu
setel klep cilynder no 1 dan 2 (kutup masuk dan buang) sesuai dengan celah
kutub yang di anjurkan oleh pabrik.
·
Putar
puli 180o searah jarum jam, kemudian setel katub masuk dan buang
yang bebas.
·
Lakukan
kembali seperticara diatas, sampaisemua kutup selesai di setel.
·
Jangan
lupa bersihkan alat yang sudah di pakai dan menyimpan pada tempatnya.
1. Memeriksa Oli Mesin
2. Periksa oli dari kemungkinan
berkurang, tercampur dengan air atau sudah bekurang tingka pelumasannya.
3. Pada stik oli, oli harus berada pada
antara L dan F, jika lebih rendah maka periksa kemungkinan ada kebocoran lalu
tambah oli hingga tanda F.
Ø Memeriksa
Busi
1. Bukalah busi dari tempatnya.
2. Periksalah elektroda tengah setiap
busi dari pengikisan, pecah atau perselin (keramik) rusak gantilah bila perlu.
3. Bersihkan busi dengan sikat kawat
halus bila di pakai lagi.
4. Setel celah elektroda busi dengan
STT.
Ø Memeriksa
(Mengukur) Kabel Tegangan Tinggi1. Lepaskan kabel tegangan tinggi dari
tutup distributor.
2. Pada waktu melepas keble busi,
tariklah dengan memegang bagian ujung atau pembungkus kabel, jangan memegang
pada bagian tengah kabel.
3. Periksa tahanan kabel dengan
menggunakan multi tester, tahan kabel harus berkurang dari 25kg setiap
kabelnya.
Ø Distributor
1. Periksalah tutup distributor dari
kemungkinan retak, kotoran lubang kabel busi, karbon pada bagian dalam tutup
distributor apakah masih sisa atau sudah terkikis.
2. Memeriksa (Mengukur) Celah Platina
·
Periksalah
keadaan platina dari bolong, hangus karena terbakar, tidak rata (ada bagian
yang tebal dan ada bagianyang tipis), jika perlu ganti.
·
Periksalah
celah platina dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Putarlah puli poros engkol dan
posisikan poros distributor pada salah satu sudutnya sampai celah pada platina
terbuka penuh. Gunakan fuller gauge yang sesuai dengan ukuran yang di anjurkan
oleh pabrik untuk mengukur celah platina.
2. Jika celah platina terlalu besar
atau kecil, setel celah platina tersebut.
3. Jangan lupa memberikan sedikit gemuk
pada poros distributor yang bersentuhan dengan bagian platina.
Ø Gover
Adventure
1. Periksalah governour adventure dari
kotoran, kekurangan pelumas, apakah pegasnya masih berfungsi seperti
seharusnya.
Ø Vacum
Adventure
1. Periksalah vacum dari kemungkinan
tersumbat, hisapan bocor, berkarat atau rusak.
2. Periksalahjuga selang vakum jangan
sampai selangnya sudah kaku, terdapat sobekan atau tersumbat.
Ø Mengetes
Kompresi1. Lakukan tes kompresi dengan langkah
– langkah :
·
Lepaskan
kabel busi dari tempatnya satu persatu.
·
Masukan
bagian bawah yang berderat dari alat tes kompresi ke dalam lubang busi, lalu
putar dengan tangan sampai kencang.
·
Starter
mesu sampai beberapa kali, dengan catatan pedal gas di tekan sampai penuh.
·
Lihat
arah jarum pada tester berada pada angka berapa. Bila bagus dia menunjukan
angka 11-12 BAR.
·
Tekan
tombol pembuang gas, untuk mengembalikan posisi jarum jam ke angka nol.
·
Ulangi
cara tersebut di atas untuk mengetes kompresi silinder yang lain.
Ø Memeriksa
Sudut Dwell1. Pariksalah sudut dwell dengan
tachmometer.
2. Sudut dwell yang di anjurkan adalah
52o kurang lebih 2o.
Ø Memeriksa
Sudut Pengapian1. Periksalah sudut pengapian dengan
timing light.
2. Sudut pengapian harus tepat
derajatnya dengan mesin yang sedang kita tune up
Ø Memeriksa injector
1. .Periksa injector dengan menggunakan
soket injector hubungkan soket dengan batrai. Bersihkan bila injector tersebut
kotor
Ø Memeriksa
trotlle body
2.
Buka trotlle body dan lihat . trotlle
body dalam kondisi kotor atau tidak jika kotor bersihkan menggunakan carburate
cleaner
3. alat-alat yang digunakan
a. Kunci ring 10
b. Kunci ring 12
c. Sait cutting
d. Racket + bar 75 + soket 16
e. Multi tester
f. Radiator tester
g. Kain majun
h. Carburate clener
i.
Grease
j.
Fuller
Gaugek. Kunci Pas 10 12l.
Obeng
Min (-) dan Obeng Plus (+)m. Tachometern. Timing Lighto. Tester Kompresip. Multi Testerq. Hidro Meter System ini berfungsi
untuk menjaga kinerja kerja mesin dan mencegah mesin over heating.
Komponen-komponennya :A.
Nama Komponen
a. Batrai
b. Air cleaner
c. Spark plak
d. Isc
e. injektor
f. Trotlle body
g. Radiator
h. Tutup radiator
Tidak ada komentar:
Posting Komentar